Bawaslu Kota Tanjungpinang Gelar Pesantren Ramadhan Sesi ke-14: “Islamnya Orang Melayu
humas | Sabtu, Maret 14, 2026 - 16:42
Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang kembali melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan Sesi ke-14 pada Jumat, 13 Maret 2026, bertempat di Kantor Bawaslu Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan rohani selama bulan suci Ramadhan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual, etika, dan integritas bagi jajaran Bawaslu dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Pada sesi kali ini, tausiyah disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Dr. Muhammad Yusuf HM., M.Ed dengan mengangkat tema “Islamnya Orang Melayu.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan sejarah masuknya Islam ke wilayah Melayu yang berkembang melalui jalur perdagangan, dakwah para ulama, serta interaksi sosial dan budaya yang berlangsung secara damai. Seiring waktu, Islam kemudian menjadi bagian penting dalam pembentukan identitas masyarakat Melayu yang tercermin dalam nilai-nilai adat, budaya, serta tata kehidupan masyarakat.
Selain membahas sejarah perkembangan Islam dan peradaban Melayu, pemateri juga menyinggung pentingnya etika dan adab dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara negara. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati menjadi prinsip penting yang harus dijunjung tinggi dalam setiap aspek kehidupan.
Nilai-nilai tersebut juga memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan demokrasi dan kepemiluan, dimana integritas, etika, serta tanggung jawab moral menjadi landasan utama dalam menjaga proses pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai keislaman dan budaya Melayu yang menjunjung tinggi adab dan etika diharapkan dapat menjadi pedoman bagi jajaran Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu secara profesional dan berintegritas.
Kegiatan Pesantren Ramadhan Sesi ke-14 ini juga menjadi sesi terakhir dalam rangkaian Pesantren Ramadhan Bawaslu Kota Tanjungpinang Tahun 1447 H / 2026, yang selama bulan Ramadhan telah menghadirkan berbagai materi keagamaan sebagai bentuk penguatan spiritual bagi seluruh jajaran Bawaslu Kota Tanjungpinang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kota Tanjungpinang dapat terus memperkuat nilai spiritual, etika, serta integritas dalam mendukung terwujudnya demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan.