Bawaslu Kota Tanjungpinang gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada mahasiswa STISIPOL
humas | Sabtu, April 25, 2026 - 16:41
Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Haji pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di ruang kelas kampus setempat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Bawaslu Kota Tanjungpinang dengan STISIPOL Raja Haji dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya pemilih pemula dan kalangan akademisi, dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang, Rapida Nuriana, S.Pd., M.M., sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, Rapida menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal seluruh tahapan Pemilu, mulai dari pemutakhiran data pemilih, kampanye, distribusi logistik, pemungutan suara, hingga proses rekapitulasi hasil.
Ia juga memaparkan tiga fungsi utama Bawaslu, yaitu pencegahan, pengawasan, dan penindakan, sebagai bagian dari upaya menjaga integritas proses demokrasi. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai tantangan kepemiluan, termasuk praktik politik uang, penyebaran informasi menyesatkan, serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran.
Dalam kesempatan tersebut, Rapida turut mempromosikan program Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Bawaslu sebagai wadah pembentukan kader pengawas partisipatif dari unsur masyarakat dan generasi muda. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta agar mampu menjadi penggerak pengawasan di lingkungan masing-masing serta membangun jejaring pengawasan yang berkelanjutan.
“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Dengan daya kritis, idealisme, dan kedekatan dengan perkembangan informasi, mahasiswa dapat menjadi mitra penting Bawaslu dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Rapida.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Tanjungpinang berharap semakin banyak generasi muda di Tanjungpinang yang memahami pentingnya pengawasan partisipatif serta bersedia terlibat aktif dalam menyukseskan demokrasi menuju Pemilu 2029.