Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Tanjungpinang Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu di FISIP UMRAH

Konsolidasi

Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan pemahaman kepemiluan serta peningkatan partisipasi generasi muda dalam pengawasan Pemilu menuju Tahun 2029.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang, Hendri Safutra, S.Pd.I., M.M., sebagai narasumber yang menyampaikan materi terkait pengawasan Pemilu secara komprehensif. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa pengawasan merupakan serangkaian upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran Pemilu serta sengketa proses Pemilu guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan .

Hendri Safutra juga menjelaskan tiga aspek utama dalam pengawasan Pemilu, yaitu pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Pencegahan dilakukan melalui upaya antisipatif untuk meminimalisir potensi pelanggaran, termasuk melalui keterlibatan masyarakat dan publikasi media. Sementara itu, penindakan merupakan mekanisme penanganan dugaan pelanggaran dan penyelesaian sengketa proses Pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku .

Selain itu, disampaikan pula pentingnya pengawasan pada masa non-tahapan Pemilu, seperti pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan secara periodik, serta pengawasan terhadap pemutakhiran data partai politik melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas data pemilih dan peserta Pemilu tetap akurat dan mutakhir .

Dalam kesempatan tersebut, juga diperkenalkan berbagai program penguatan pengawasan partisipatif yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Tanjungpinang, di antaranya melalui program Konsolidasi Demokrasi BERNARASI (Bawaslu Merawat Nalar Demokrasi), penguatan kapasitas internal melalui BERBASA-BASI, serta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang bertujuan menciptakan kader pengawas Pemilu dari unsur masyarakat dan generasi muda .

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami peran strategisnya sebagai bagian dari masyarakat dalam mendukung pengawasan Pemilu, baik melalui peningkatan literasi kepemiluan, keterlibatan dalam pengawasan partisipatif, maupun kontribusi dalam menjaga integritas proses demokrasi.

Bawaslu Kota Tanjungpinang berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif generasi muda untuk berperan aktif dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas pada masa yang akan datang.