Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Tanjungpinang Ikuti Evaluasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

TANJUNGPINANG – Bawaslu Kota Tanjungpinang mengikuti kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, yakni luring dan daring, dengan Bawaslu Kota Tanjungpinang dan Bawaslu Kabupaten Bintan mengikuti kegiatan secara langsung di Kantor Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan dibuka oleh Dr. Maryamah, M.Pd.I. yang menyampaikan pengantar mengenai pelaksanaan pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya meninjau pelaksanaan pengawasan serta memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menjaga kualitas data pemilih.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber. Pemateri pertama, Abbas, S.Pd., M.H., selaku Kepala Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil, memaparkan materi mengenai Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap Berkelanjutan. Pemaparan ini membahas pentingnya evaluasi pelaksanaan pengawasan dalam mendukung pemutakhiran data pemilih yang akurat dan sesuai dengan kondisi kependudukan.

Selanjutnya, pemateri kedua, Priyo Handoko, S.A.P., M.A. selaku Anggota KPU Provinsi Kepulauan Riau, menyampaikan materi bertajuk “Memelihara Data Pemilih di Masa Non Tahapan”. Materi tersebut menekankan pentingnya pemeliharaan dan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan, termasuk pada masa di luar tahapan pemilu, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas data pemilih.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dapat terus ditingkatkan melalui evaluasi berkala dan koordinasi antara Bawaslu, KPU, serta instansi yang menangani administrasi kependudukan.

Kegiatan ditutup oleh Dr. Maryamah, M.Pd.I., yang menyampaikan pernyataan penutup sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menjaga akurasi data pemilih. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung tersedianya data pemilih yang mutakhir dan berkualitas sebagai salah satu fondasi penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas