Bawaslu Kota Tanjungpinang Ikuti Penguatan Kapasitas Kesekretariatan sebagai Langkah Strategis Hadapi Pemilu 2029
|
Tanjungpinang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang mengikuti Kegiatan Penguatan Kapasitas Kesekretariatan Bawaslu Tahun 2026 Gelombang I yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia berlangsung pada tanggal 18–24 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan diikuti oleh jajaran sekretariat Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu dalam meningkatkan kompetensi aparatur sekretariat guna memperkuat kesiapan kelembagaan menghadapi tahapan Pemilu Tahun 2029. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas dukungan administrasi, teknis, dan kelembagaan dalam menunjang pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu Republik Indonesia, Ferdinand Eskol Tiar Sirait. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas kesekretariatan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kesiapan organisasi menghadapi agenda demokrasi mendatang.
“Kompetensi dan kesiapan personel harus menjadi perhatian utama. Sekretariat Bawaslu membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memahami regulasi, menguasai pekerjaan teknis, dan mampu menjalankan tanggung jawab kelembagaan secara profesional,” tegas Ferdinand.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu, Roy Siagian, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 yang mengatur peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Roy menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembekalan bagi staf sekretariat Bawaslu Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam mempersiapkan dukungan kelembagaan menuju Pemilu 2029. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memperkuat pemahaman mengenai tugas dan fungsi organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi teknis yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman tugas dan fungsi organisasi, meningkatkan kompetensi teknis, serta membangun tanggung jawab sekretariat dalam mendukung kerja pengawasan pemilu yang profesional, akuntabel, dan dipercaya publik,” ujar Roy.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan penguatan kapasitas kelembagaan, pengembangan kompetensi ASN, serta peningkatan kualitas dukungan sekretariat terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola organisasi. Penguatan kapasitas kesekretariatan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lembaga pengawas pemilu yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan Pemilu 2029.
Penulis dan Foto : M. Thoriq