Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Tanjungpinang Ikuti Sosialisasi Teknis Penyusunan RKBMN TA 2028

zoom

TANJUNGPINANG – Bawaslu Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Sosialisasi Kebijakan Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Tahun Anggaran 2028 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini membahas teknis penyusunan RKBMN sebagai pedoman bagi satuan kerja dalam mengusulkan kebutuhan barang milik negara untuk Tahun Anggaran 2028.

Dalam sosialisasi tersebut, pembahasan difokuskan pada tahapan teknis penyusunan RKBMN, yang diawali dengan menggunakan alat kerja sebagai instrumen penyusunan kebutuhan barang milik negara. Tahapan ini menjadi bagian awal dalam mempersiapkan data dan usulan kebutuhan BMN sesuai dengan kebutuhan satuan kerja.

Setelah penyusunan melalui template alat kerja, proses dilanjutkan dengan penginputan data pada Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) V2. Penggunaan aplikasi ini menjadi bagian dari mekanisme penyusunan dan pengelolaan usulan RKBMN agar proses perencanaan kebutuhan BMN dilaksanakan melalui sistem yang telah ditetapkan.

Tahapan selanjutnya adalah pengajuan usulan RKBMN kepada unit Eselon I untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, penyusunan RKBMN dilaksanakan melalui alur yang terstruktur, mulai dari penyiapan usulan menggunakan template alat kerja, penginputan pada Aplikasi SIMAN, hingga pengajuan kepada Eselon I.

Bagi Bawaslu Kota Tanjungpinang, pemahaman terhadap tahapan tersebut menjadi bekal dalam mempersiapkan penyusunan RKBMN Tahun Anggaran 2028. Ketepatan dalam menyiapkan data dan mengikuti mekanisme pengusulan diperlukan agar perencanaan kebutuhan BMN dapat dilaksanakan secara tertib, terukur, dan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses penyusunan RKBMN di lingkungan Bawaslu dapat berjalan secara lebih terarah dan akuntabel, sehingga perencanaan kebutuhan barang milik negara dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan secara optimal.