Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Demokrasi dari Lingkungan Terdekat, Bawaslu Tanjungpinang Perkuat Silaturahmi Bersama Ketua RT

Konsolidasi

Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang melaksanakan diskusi konsolidasi demokrasi bersama Ketua RT 005 RW 009 Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan masyarakat tersebut membahas isu disinformasi dan hoaks sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Bawaslu dengan masyarakat sekitar.

Kegiatan dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang, Hendri Safutra, S.Pd.I., M.M., C.Med serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Tanjungpinang, Sulaiman, bersama jajaran sekretariat.

Dalam diskusi tersebut, Hendri Safutra menyampaikan bahwa penguatan demokrasi tidak hanya dilakukan melalui pengawasan formal, tetapi juga melalui pendekatan sosial dan komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Bawaslu ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar kantor Bawaslu. Sinergi dengan Ketua RT dan warga menjadi bagian penting dalam menciptakan pengawasan partisipatif serta mencegah berkembangnya disinformasi dan hoaks di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa peran masyarakat di tingkat lingkungan sangat strategis dalam menjaga kondusivitas serta membantu menyampaikan informasi yang benar terkait kepemiluan.

Sementara itu, Sulaiman menilai kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini menjadi ruang yang baik untuk mendengar langsung kondisi dan dinamika di masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi terkait pengawasan maupun edukasi demokrasi dapat berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Ketua RT 005 RW 009 Kelurahan Pinang Kencana juga menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi langkah Bawaslu yang hadir langsung di tengah masyarakat.
“Kami merasa senang karena Bawaslu tidak hanya hadir saat tahapan Pemilu saja, tetapi juga membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Harapannya hubungan seperti ini terus terjaga agar masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga demokrasi dan bijak dalam menerima informasi,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, turut dibahas pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat memengaruhi stabilitas sosial serta kualitas demokrasi. Ketua RT sebagai representasi masyarakat sipil dinilai memiliki posisi strategis dalam membantu memberikan edukasi serta menjaga lingkungan tetap kondusif. Sebagai tindak lanjut, disepakati perlunya membangun pola komunikasi dan koordinasi yang lebih berkelanjutan antara Bawaslu dan masyarakat melalui forum diskusi, sosialisasi, serta pertukaran informasi secara cepat dan akurat.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Tanjungpinang berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan demokrasi yang partisipatif, sehat, dan berintegritas menuju Pemilu 2029.