Konsolidasi Demokrasi Bersama Tenaga Pendidik, Bawaslu Kota Tanjungpinang Perkuat Pengawasan Partisipatif di Lingkungan Sekolah
|
Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan Diskusi Konsolidasi Demokrasi berkenaan isu Pengawasan Partisipatif bersama Tenaga Pendidik SMAS Muhammadiyah Tanjungpinang pada Kamis, 28 Mei 2026 di kawasan Km. 8 Atas, Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan tenaga pendidik.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang, Hendri Safutra, S.Pd.I., M.M., dan diikuti oleh tenaga pendidik SMAS Muhammadiyah Tanjungpinang. Diskusi berlangsung secara dialogis dengan membahas pentingnya penguatan pengawasan partisipatif, komunikasi kelembagaan, serta peran tenaga pendidik dalam membangun budaya demokrasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Hendri Safutra menegaskan bahwa tenaga pendidik memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, integritas, dan kesadaran politik kepada generasi muda. Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat, termasuk dunia pendidikan.
“Guru dan tenaga pendidik memiliki peran penting dalam membangun karakter demokrasi generasi muda. Melalui edukasi dan komunikasi yang baik, sekolah dapat menjadi ruang penguatan literasi demokrasi sekaligus mendorong kesadaran pengawasan partisipatif di lingkungan masyarakat,” ujar Hendri Safutra.
Dalam forum tersebut, peserta diskusi juga menyampaikan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara penyelenggara Pemilu dengan lembaga pendidikan guna memperkuat edukasi kepemiluan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi. Selain itu, dibahas pula perlunya evaluasi terhadap keterlibatan stakeholder pendidikan dalam Pemilu sebelumnya sebagai bahan perbaikan dan penguatan kolaborasi pada Pemilu mendatang.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kota Tanjungpinang bersama tenaga pendidik SMAS Muhammadiyah Tanjungpinang sepakat untuk memperkuat pola komunikasi, koordinasi, dan kerja sama melalui forum diskusi, kegiatan sosialisasi, serta pertukaran informasi terkait pengawasan Pemilu secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Tanjungpinang berharap sinergi antara penyelenggara Pemilu dan lembaga pendidikan dapat terus diperkuat guna mendukung terciptanya demokrasi yang partisipatif, sehat, dan berintegritas menuju Pemilu Tahun 2029.