Libatkan Generasi Muda dalam Pengawasan Pemilu, Bawaslu Tanjungpinang Sambangi Pemuda Bukit Asri
|
Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang kembali melaksanakan kegiatan Diskusi Konsolidasi Demokrasi melalui Program BERNARASI (Bawaslu Merawat Nalar Demokrasi) dengan mengangkat isu Pengawasan Partisipatif Pemilu bersama Pemuda Kampung Bukit Asri pada Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di Kampung Bukit Asri, Jalan Perkutut, Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal pelaksanaan Pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Kegiatan dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang, Rapida Nuriana, S.Pd., M.M., yang didampingi jajaran sekretariat Bawaslu Kota Tanjungpinang. Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan interaktif bersama pemuda setempat dengan membahas pentingnya pengawasan partisipatif sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dalam penyampaiannya, Rapida Nuriana menegaskan bahwa pengawasan Pemilu tidak dapat hanya dibebankan kepada penyelenggara Pemilu semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis karena memiliki energi, idealisme, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital yang dapat mendukung pengawasan Pemilu secara lebih luas dan efektif.
"Pemuda merupakan bagian penting dalam penguatan demokrasi. Dengan pemanfaatan teknologi dan media sosial yang tepat, generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepemiluan, mengedukasi masyarakat, sekaligus membantu mengawasi berbagai potensi pelanggaran Pemilu," ujar Rapida.
Dalam diskusi tersebut, para peserta juga membahas berbagai bentuk keterlibatan pemuda dalam pengawasan partisipatif, mulai dari pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi demokrasi, penggunaan kanal pelaporan dugaan pelanggaran, hingga penguatan literasi politik di lingkungan masyarakat. Selain itu, peserta sepakat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya Pemilu yang jujur, adil, dan transparan.
Salah seorang perwakilan pemuda Kampung Bukit Asri menyampaikan bahwa generasi muda saat ini memiliki akses informasi yang luas sehingga perlu diarahkan untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga demokrasi.
"Kami melihat bahwa anak muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga dapat menjadi pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing. Dengan pemahaman yang baik tentang demokrasi dan kepemiluan, kami dapat membantu menyampaikan informasi yang benar sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap proses Pemilu," ungkapnya.
Diskusi juga menghasilkan kesepahaman mengenai pentingnya memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dan komunitas pemuda melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, serta forum-forum diskusi yang berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran politik generasi muda sekaligus memperluas jangkauan pengawasan partisipatif di Kota Tanjungpinang.
Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Kota Tanjungpinang berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif, menjadi pelopor demokrasi di lingkungannya masing-masing, serta turut menjaga integritas penyelenggaraan Pemilu menuju Pemilu Tahun 2029.